Modal Auxiliary Dalam Bahasa Inggris

Kampung Inggris Pare

Penggunaan Modal Auxiliary Dalam Bahasa Inggris

Penggunaan modal dalam bahasa Inggris adalah salah satu materi dasar yang perlu dipahami para pemula. Dikenal juga sebagai modal auxiliary atau modal auxiliary verb, kumpulan kata dalam kelompok ini umumnya ditempatkan sebelum kata kerja utama (main verb) dan bertugas memodifikasi makna kata kerja utama dalam kalimat yang bersangkutan.

Fungsi modal auxiliary mencakup mengekspresikan kemampuan (ability), kemauan (willingness), kebutuhan (necessity), serta kemungkinan (possibility). Ada pun kata kerja bantu yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah can, could, will, would, may, might, shall, should, must, dan ought to.

Penerapan modal auxiliary dalam bahasa Inggris

  1. Can dan could

Berdasarkan materi dari Kampung Inggris, can dan could umum dipakai untuk mengungkapkan kemampuan (ability), hanya saja could dipakai khusus untuk bentuk masa lampau (past tense). Selain itu, kedua kata ini bisa digunakan dalam ungkapan minta izin (permission) sebelum melakukan sesuatu.

Contoh kalimat :

You can buy expensive goods with money, but you can’t buy love.

Could I borrow your pen to fill this form?

  1. May dan might

Kemudian ada may dan might yang dipakai untuk mengungkapkan kemungkinan (possibility) di masa sekarang maupun masa depan. Kedua kata ini juga dapat ditambahkan dengan primary auxiliary verb have kemungkinan di masa lampau. Hal yang membedakan adalah may ditempatkan pada hypothetical situation yang belum terbukti, sementara might yang sudah terbukti. Selain itu, may dapat dipasang pada kalimat permission.

Contoh kalimat :

She may study hard and sleep well.

Your mother might remember the incident later.

  1. Will dan would

Baik will maupun would dapat dipakai dalam menyatakan kemauan (willingness) dan undangan (invitation) pada penggunaan modal dalam bahasa Inggris. Bedanya, would dipasang pada kalimat yang lebih sopan. Tak hanya itu, will dan would juga umum ditemukan pada topik prediksi dan kemungkinan. Would yang dikombinasikan dengan auxiliary have pada verb-3 akan menyatakan tindakan yang hendak kamu lakukan di masa lalu.

Contoh kalimat :

I will let you go if you’re being honest.

Would you like to come to my wedding party?

  1. Shall dan should

Dibandingkan should, shall memang tak terlalu sering dipakai. Dalam British English, shall dipasang dalam kalimat yang menyatakan simple future selayaknya will, tetapi terbatas dipakai untuk orang kesatu I dan we. Sementara dalam US English, shall hanya dipakai untuk polite question orang kesatu.

Shall acap kali dipakai untuk menekankan kewajiban (obligation) pada situasi formal, misalnya rapat penting. Dalam situasi tersebut, kamu bisa memakai orang kedua maupun orang ketiga. Lantas should lebih umum dipakai untuk memberikan saran dan nasihat dalam materi belajar bahasa Inggris.

Contoh kalimat :

Shall we pay a visit to the hospital?

You should be careful before entering the room.

  1. Must dan ought to

Must yang dipadukan dengan not biasanya dipakai untuk mengungkapkan larangan (prohibition), kewajiban (obligation), dan kebutuhan (necessity). Sementara ought to umumnya diterapkan pada kalimat yang menyatakan apa yang tepat atau benar.

Contoh kalimat :

You must try hard to win the competition.

She ought to wear a high quality glasses to read.

Demikian lima bentuk modal auxiliary yang bisa kamu pelajari. Semoga informasi penggunaan modal dalam bahasa Inggris ini membantu kamu menguasai bahasa tersebut!

<a href=”https://kampunginggrisunicef.com/” rel=”nofollow”> Kampung Inggris Unicef </a>.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*